Electronic sports/e-sports atau olahraga elektronik dikenal sebagai permainan yang bersifat kompetitif dan profesional. Olahraga elektronik ini sendiri berawal dari sebuah kompetisi permainan arkade yang populer di tahun 1970-an. Salah satu kompetisi video game terbesar yang pernah diadakan adalah Space Invaders, yang diadakan produsen video game Atari pada tahun 1980.

Di Indonesia, kompetisi video game mulai muncul di tahun 90-an. Dipelopori oleh Indonesia Gamers (sekarang dikenal sebagai Liga Game). Kompetisi video game online, atau e-sport, pun semakin berkembang seiring bermunculannya warung internet (warnet) pada masa itu. Indonesia pun menyelenggarakan kompetisi game berskala internasional pertama di tahun 2002, yaitu kejuaraan World Cyber Games (WCG) yang diselenggarakan pada delapan kota di Indonesia.

Perkembangan Electronic Sports di Indonesia

Kini kompetisi video game di Indonesia pun semakin berkembang pesat, mengikuti tren di dunia. Jika sebelumnya mayoritas kompetisi video game mempertandingkan game yang dimainkan seorang diri (single player). Kini pertandingan e-sports pun mempertandingkan game-game multiplayer seperti Mobile Legends, Arena of Valor, Dota 2, dan game-game lainnya.

Pertandingan e-sports, skala nasional, regional, hingga internasional pun cukup sering diadakan di Indonesia. Sebut saja Indonesia Games Championship 2018 dan South East Asia Cyber Arena (SEACA) dengan total hadiah masing-masing 600 juta rupiah dan 1,4 miliar rupiah. Nama electronic sports di Indonesia semakin harum lewat aksi Ridel Yesaya Sumarandak, yang meraih medali emas e-sports untuk nomor Clash Royale di Asian Games 2018.

Hasil survei pun menunjukan bahwa penggemar electronic sports berada di rentang umur 15 tahun – hingga 40 tahun, laki-laki dan juga perempuan. Tapi mayoritas gamers adalah usia 18 – 34 tahun. Ini mirip dengan hasil studi yang dilakukan oleh POKKT (platform periklanan mobile games), Mobile Marketing Association (MMA), dan Decision Lab pada tahun 2018 terkait game di Indonesia. Laporan tersebut menyebutkan, jumlah gamer mobile sudah mencapai 60 juta orang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat menjadi 100 juta orang pada 2020 dengan mayoritas pemain berada di usia 16-34 tahun.

Electronic Sports: Populer Tapi Masih Minim Info

Meski terbilang populer di Indonesia, namun akses informasi ke dunia electronic sports tidaklah semudah di negara-negara lain. Masih jarang media ataupun platform yang memang didekasikan untuk membahas video games, atau E-sports dan sejenisnya. Melihat banyaknya orang yang mengakses beragam website gaming untuk mencari informasi, Opera news dapat menghemat banyak waktumu untuk mengumpulkan beragam info gaming dalam satu kanal.

Berangkat dari alasan tersebut, Opera melalui Opera News menyediakan kanal berita “games” yang khusus menyediakan berbagai berita mengenai electronic sports dan juga video game, dari seluruh dunia. Kamu juga bisa mendapatkan info terbaru tentang video games terbaru, berita terkini dari dunia e-sports, dan update info lainnya.

Contohnya kamu bisa mendapatkan update terkini dari game Mobile Legend secara real time, menggunakan fitur push notification yang dimiliki Opera News. Jadi kamu tidak akan ketinggalan update sedikitpun deh. Kamu pun tak perlu khawatir paket data akan habis, karena membaca artikel tentang game-game rilisan terbaru dari Playstation 4 atau Nintendo Switch. Opera News memiliki fitur offline reading, yang membuatmu bisa membaca berita-berita favorit. Tanpa harus terhubung ke internet atau menggunakan paket data. Kerennya, Opera News memiliki fartificial intelligence yang akan menunjukkan berita terbaik untukmu. Berdasarkan preferensi kamu dalam mengakses berita. Misalkan kamu habis membaca berita tentang PUBG, maka Opera News akan memberikan artikel lain yang terkait dengan game PUBG. Keren kan?! Yuk, segera gunakan Opera News, dan dapatkan update seputar dunia game/electronic sports setiap saat.

Download aplikasinya di Play Store!

Related Posts

Back to top

User comments