Tanggal 8 Maret 2017 kemarin merupakan Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day. Selain merayakan prestasi ekonomi dan politik perempuan di seluruh dunia, tanggal 8 Maret juga menjadi pengingat bahwa masih ada banyak kemajuan yang harus dibuat untuk mempercepat kesetaraan gender. Sebagai contoh, minggu lalu, saya berada di Mobile World Congress di Barcelona, acara yang paling penting atau bergengsi di dunia untuk industri mobile, dan sebagian besar pembicara dan tamu pada saat itu didominasi oleh para pria.

Saya sedikit heran, mengapa lebih banyak pria dibandingkan perempuan yang bekerja di bidang industri teknologi?

So, apa yang bisa kita lakukan untuk mempercepat kesetaraan gender?

Saya berbicara mengenai hal ini dengan Anne-Lise Kvaase, yang saat ini ia bekerja di departemen Research & Development di Opera sebagai Product Manager dan saya berhasil menanyakan beberapa hal kepadanya:

Menurut kamu, mengapa tidak banyak perempuan yang ingin mengejar karirnya di bidang teknologi?

Menurut saya, banyak wanita tidak begitu menyadari tentang adanya peluang karir dibidang teknologi. Selain adanya stereotip dari para teknisi, banyak wanita pun berfikir kalau mereka tidak akan cocok atau menikmati pekerjaan di bidang teknologi. Lalu, selama ini masih jarang juga ditemukan seorang wanita yang menjadi panutan di bidang teknologi.

Apa yang memotivasi kamu untuk bekerja di perusahaan IT?

Ketika saya lulus SMA, saya tidak tahu ingin mengambil jurusan apa, jadi saya hanya mencari sesuatu yang akan memberikan saya satu bidang yang lengkap dengan banyak macam pilihan yang saya suka. Ketika itu, saya benar-benar menyukai matematika dan ilmu pengetahuan, jadi akhirnya saya mengambil gelar Master di bidang Ekonomi Industri dan Manajemen Teknologi pada Universitas Sains dan Teknologi di Norwegia.

Pertama kali saya mengikuti kelas komputer sangat menakutkan pada awalnya. Saya tidak pernah tahu apa yang dosen saya bicarakan, karena saya hanya pernah menggunakan komputer untuk bermain dan mengetik tugas sekolah, itupun juga di komputer orang tua saya, dan saya tidak pernah berfikir apa yang ada di dalamnya pada saat itu. Dulu juga saya sangat kagum melihat beberapa orang yang benar-benar dapat menghabiskan banyak waktu depan komputer. Tetapi, saya memutuskan untuk bertahan di jurusan ini dan pada akhirnya berhasil mengikuti ujiannya. Pada waktu itu, saya melihat banyak dari teman-teman saya yang tidak berhasil mengikuti ujian, nah, disini merupakan titik saya mulai menikmati masa kuliah saya selama 5 tahun hingga sampai sekarang bekerja di bidang teknologi.

Bagaimana cara kamu untuk mendorong lebih banyak perempuan untuk memilih karir di bidang teknologi?


Pastinya memberitahukan mereka tentang keuntungan ditawarkan melalui teknologi. Contohnya, jika kamu mempunyai produk impian, dengan mengambil bidang ini kamu bisa membuatnya! Kamu menemui sebuah layanan yang menjengkelkan? Dengan mengambil bidang teknologi kamu juga bisa memperbaikinya atau membuat sesuatu yang lebih baik lagi. Selain itu, dalam bidang ini, kamu memiliki jutaan kemungkinan untuk membantu kehidupan orang seluruh dunia, membentuk masa depan, dan membuat dunia menjadi lebih baik lagi. Lalu yang paling menarik! Dengan mempunyai keterampilan di bidang teknologi, kamu bisa masuk ke industri apapun, contohnya IT, kesehatan, energi, pengiriman, keuangan, media, komunikasi, kosmetik, layanan umum, desain, ataupun menjadi seorang manager. Kamu juga berkesempatan untuk bekerja dan bertemu dengan orang-orang cerdas dan kreatif di seluruh dunia. Yuk mari dicoba, Opera Friends!

Nah, kalau menurut, Opera Friends, bagaimana cara kamu mempercepat perubahan? Mari beri tahu kami di komentar dan media sosial dengan menggunakan hashtag #InternationalWomensDay!

Related Posts

Back to top