Opera sedang bereksperimen dengan teknologi kecerdasan buatan berbasis komputasi awan (cloud computing) yang mampu memprediksi skor suatu pertandingan, bahkan jauh sebelum pertandingan tersebut berlangsung. Kamu bisa memprediksi hasil akhir pertandingan antara MU vs Liverpool, atau bahkan Arsenal vs Indonesia All Stars. Penasaran?

mesin prediksi bola

Cara Kerja T.H.I.N.K

Sistem kecerdasan buatan ini disebut dengan T.H.I.N.K. (True Hint from Internet by Neural Kompressor). Dalam pengembangannya, sistem T.H.I.N.K. juga dilengkapi dengan kemampuan big data analysis yang didukung oleh ribuan server Opera yang terdistribusi di puluhan negara di lima benua. Struktur komputasi yang terdistribusi ini memungkinkan T.H.I.N.K. untuk dapat beroperasi secara terus menerus tanpa henti dengan 100% up time.

Dalam implementasinya, Opera menghubungkan sistem T.H.I.N.K. buatan ini dengan berbagai situs berita sepak bola dan beberapa jejaring media sosial seperti Facebook dan Twitter, serta platform chatting seperti WhatsApp, Telegram, dan LINE untuk pengumpulan data secara otomatis dan real-time di internet.

Dengan pengumpulan big data yang sangat masif dari berbagai sumber yang tersedia di internet, T.H.I.N.K. mampu untuk melakukan analisa terhadap pertandingan sepak bola yang belum terjadi. Sehingga T.H.I.N.K. dapat mengetahui siapa yang akan memenangkan pertandingan hingga skor akhir, bahkan sebelum jadwal pertandingan itu dibuat. ­čÖé

Walau saat ini T.H.I.N.K. hanya melakukan proses analisa untuk liga sepak bola yang populer, dalam beberapa waktu ke depan Opera berencana untuk melakukan ekspansi hingga liga sepak bola baik berskala nasional atau lokal di setiap negara.

Peluncuran mesin prediksi Opera versi trial

Dengan pengalaman dalam membangun jaringan komputasi terdistribusi (distributed computing) untuk Opera Mini dan Opera Max, maka pembangunan sistem kecerdasan buatan merupakan pengembangan yang alami bagi Opera sebagai salah satu pelopor perusahaan internet di dunia.

Mesin prediksi dari Opera ini masih dalam tahap uji coba dan mulai diaktifkan pada hari ini, 1 April 2016. Tentunya, bukan hal yang mustahil jika kedepannya sistem T.H.I.N.K. diimplementasikan dalam bentuk aplikasi lain seperti prediksi pemilihan kepala pemerintahan, atau bahkan memperkirakan peraih medali emas di Rio tahun ini.

Back to top