Opera friends, tahukah kamu jika tidak ada iklan bertebaran, beberapa situs populer akan terbuka hingga 90% lebih cepat!

Hari ini, Opera memperkenalkan fitur pemblokir iklan (ad blocker) pada Opera untuk komputer yang terintegrasi dalam versi developer. “Native” berarti kecepatan yang tak tertandingi versus eksistensi, karena pemblokiran terjadi di tingkat mesin web.

Opera adalah vendor browser pertama yang mengintegrasikan fitur ad blocker, namun pengembangan ini bukanlah sesuatu hal yang baru mengingat semakin meningkatnya popularitas ad blocker dan bahkan Apple-pun memperbolehkan ad blocker pada platform nya.

Masyarakat benar-benar menginginkan ad blocker

Iklan telah menjadi bagian yang penting dari internet sejak semula. Iklan online pertama muncul di web pada tahun 1994. Semenjak itu, iklan telah membantu perkembangan web, memberikan akses secara gratis ke jutaan situs. 

Walaupun begitu, pada suatu masa, iklan berubah menjadi salah satu hal gangguan utama web browsing. Di masa kini, iklan online yang bertebaran menggunakan bandwith download yang lebih besar, menyebabkan halaman situs menjadi lebih lamban untuk terbuka, menganggu konten yang kamu ingin lihat dan terkadang menipu kamu agar mengklik “tombol download palsu”. Kekhawatiran lainnya adalah soal privasi dan pelacakan perlilaku onilne.

Itu sebabnya mengapa semakin banyak orang menggunakan software ad-blocking. Dalam penelitian yang dilakukan oleh PageFair/Adobe, jumlah orang yang menggunakan adblockers meningkat sebesar 41% di seluruh dunia antara tahun 2014 dan 2015, dengan 98% dari para pengguna, menggunakannya di komputer.

Masyarakat dengan jelas mengirimkan tanda kepada brand dan para pengiklan bahwa situasi saat ini harus berubah. Sekarang tahun 2016, dan kami percaya bawah ini saatnya untuk iklan menjadi lebih ringan dan lebih cepat. Ada salah satu inisiatif yang disebut dengan IAB L.E.A.N. untuk iklan yang lebih baik. Namun pertanyaannya di manakah iklan yang lebih baik? Sebaliknya, Opera melihat pentingnya untuk mengedukasi pengguna tentang cara untuk menonaktifkan ad-blocking. Ini adalah sebuah langkah yang baik, tetapi bagaimana jika iklan bisa lebih baik, tidak menganggu, dan tidak memperlambat pengalaman browsing secara signifikan?

Inilah sebabnya, bersama-sama dengan fitur native ad-blocking, Opera juga menyediakan alat untuk membantu pengiklan dan pengguna memahami permasalahan iklan yang membuat situs menjadi lebih lamban untuk terbuka. Kami percaya ini akan mempercepat perubahan yang harus dilakukan oleh industri periklanan.

speedtest02

Pendekatan cerdas untuk ad-blocking

Fitur ad-blocking Opera dinonaktifkan secara default. Saat melakukan browsing, Opera akan mendeteksi apakah ada iklan yang bisa diblokir dan fitur ad-blocking akan menyarankan pengguna untuk mengaktifkannya. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan ad-blocking untuk situs tertentu, cukup klik ikon perisai pada address bar dan geser tombol ON untuk mengaktifkannya.

ap-1-wouldyoulike

 

Dialog ini juga akan menunjukkan statistik mengenai berapa banyak iklan yang kamu blokir pada halaman ini, dan berapa banyak yang telah kamu blokir secara keseluruhan. Selain itu, kamu bisa membuat patokan kecepatan beban dari halaman situs saat ini dengan atau tanpa mengaktifkan ad-blocker.

Jika Anda menonaktifkan ad-blocking pada sebuah situs, situs tersebut akan ditambahkan ke daftar pengecualian yang dapat kamu kelola dari pengaturan, kamu dapat mengklik ikon roda gigi di pop-up untuk lebih mudahnya. Kami menambahkan beberapa situs di sana agar kamu dapat melakukan testing. Jangan ragu untuk mengubah daftar dan menambahkan situs yang kamu rasa dapat bekerja dengan lebih baik jika ad-block diaktifkan. Situs seperti CNET dan Techcrunch dapat memberikan pengalaman yang lebih baik jika ad-block di aktifkan.

ap-4-blockedads

Dibalik pengembangan ad-blocking

Ketika kami mulai mendetailkan performa dari adblockers, kami menemukan bahwa daftar pemblokiran yang tersedia memiliki kualitas yang baik dan dapat memblok banyak iklan. Namun kebanyakan ekstensi terlalu banyak memakan waktu dalam memeriksa apakah URL atau suatu elemen termasuk kedalam daftar pemblokiran. Opera memeriksa daftar blokir dengan menggunakan kode asli dan alogaritma cepat. Selain itu, Opera juga memblok iklan secepat mungkin, langsung melalui mesin, ketika jaringan akan memuat URL.

Opera saat ini menggunakan daftar blok dari EasyList, baik EasyList reguler untuk menghentikan iklan maupun daftar EasyPrivacy untuk menghentikan pelacakan.

Tentang fitur pemblokiran iklan

Beberapa tahun belakangan ini, jumlah iklan online yang terus meningkat telah menjadi salah satu faktor paling menjengkelkan ketika seseorang sedang menjelajahi web, membuat lebih banyak orang mulai menggunakan piranti lunak pemblokir iklan. Angka pengguna yang memanfaatkan piranti pemblokir iklan naik hingga 41% di seluruh dunia dan 48% di Amerika Serikat antara kuartal kedua 2014 dan kuartal kedua 2015. Sebanyak 98% dari jumlah pengguna tersebut menggunakan komputer personal.

Tentang riset ini

Opera menguji waktu loading halaman dari 66 website populer, membandingkan peramban Opera yang dilengkapi teknologi pemblokiran iklan dengan Chrome dan Firefox, keduanya dengan ekstensi Adblock Plus. Opera juga menguji waktu loading di Microsoft Edge, namun tanpa ekstensi pemblokiran iklan, karena belum ada ekstensi semacam itu di pasaran saat pengujian ini dilakukan.

Pengujian yang dilakukan mengukur waktu yang dibutuhkan bagi peramban untuk mengunduh halaman dan merendernya (persis antara navigationStart dan loadEventEnd). Pengujian loading halaman ini dilakukan berulang sebanyak 15 kali untuk setiap halaman tanpa membersihkan cache, untuk mensimulasikan penggunaan reguler. Hasil pengujian mungkin berbeda-beda tergantung konfigurasi piranti keras (hardware) dan kecepatan jaringan (serta banyaknya iklan yang ditayangkan). Pengujian Opera dilakukan di Windows 10 PC modern, 8GB RAM, SSD disk, dengan prosesor Intel Core i7.

Image3-faster-opera-for-computers

 

Tunjukkan hasil test kamu

 

Kami sangat tertarik untuk mendengar tanggapan dan hasil test kalian. Jangan ragu untuk meninggalkan komen dan pemenemuan kamu di sini ya, Opera Friends!

Related Posts

Back to top