Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, tentunya internet telah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Kita hampir bisa mendapatkan apapun di internet, mulai dari browsing informasi, menonton film, bermain game dan sebagai alat pendukung pekerjaan. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada yang kurang dari internet, salah satunya adalah pop-up ads. Pada dasarnya, pop-up ads merupakan sebuah bentuk iklan online yang ditampilkan di World Wide Web dan terkadang mengklik iklan pop-up ads yang salah dapat menyebabkan kurasakan serius.

 

Berikut merupakan tiga pop-up ads yang perlu kamu hindari:

1. Malware

Malware, singkatan dari malicious software atau yang berarti perangkat lunak berbahaya, adalah sebuah program berbahaya khusus yang dirancang untuk menyusup dan merusak perangkat kerasmu. Malware dapat memiliki berbagai bentuk seperti Trojan, spyware, worm, adware, ransomware, virus dan masih banyak lagi. Di internet, Malware dapat dengan mudah menyusup ke sistem dengan sebuah klik sederhana dari iklan pop-up pada sebuah situs. Malware tersebut akan terinstal secara otomatis, yang mana dapat mencuri data pribadi dan data rahasia pekerjaanmu. Sulit untuk mengenali malware pada pop-up ads, oleh karena itu sebaiknya kamu menggunakan internet dengan bijak, jangan mengklik iklan yang sudah lama, banner atau pop-up ads. Terutama, hindari tautan yang mengiklankan penawaran khusus, kupon atau hal meragukan lainnya.

2. Multiple pop-ups

Bagi mereka yang memilki paket data terbatas, sudah pasti pop-up ads sangat berbahaya. Sebagai contoh, dalam sebuah laman situs kamu bisa mendapatkan empat buah pop-up ads atau lebih, yang berisi gambar atau video. Bisa dibayangkan berapa banyak data yang akan terpakai setiap kali kamu membuka laman baru? Selain itu, pop-up ads dapat memperlambat browser kamu karena memuat gambar dan video yang berat.

3.Konten Dewasa

Internet bukan hanya untuk orang dewasa, melainkan anak-anak juga dapat dengan mudah mengakses internet dari mana saja. Sayangnya, mengendalikan konten internet merupakan sebuah tantangan tersendiri, dan seringkali pop-up ads yang mengandung unsur konten “dewasa” muncul entah dari mana.  Awalnya, iklan tersebut mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi setelah diklik, laman akan berpindah ke sebuah situs dewasa. Setelah kamu mengklik pop-up dengan konten dewasa, maka akan ada cookies yang tertinggal di browser kamu. Ke depannya pun akan kembali menampilkan konten dewasa di browser-mu. Untuk itulah peran orang tua sangatlah penting dalam hal ini.

Sebagai sebuah browser yang sangat peduli akan kemudahan dan privasi pengguna, Opera memiliki solusi bagi setiap penggunanya agar tetap nyaman saat browsing di internet. Opera mini memilki fitur build in ad-blocker, yang pastinya akan membantu kamu memblokir pop-up ads dengan mengaktifkan fitur ad-blocker. Fitur ini juga membantu orang tua untuk melindungi anak-anak dari konten-konten yang tidak diinginkan. Selain itu, fitur ad-blocker ini dapat menghemat paket datamu dan menghemat waktu browsing. Dengan menggunakan fitur ad-blocker, memuat laman web menjadi lebih cepat dibandingkan dengan tanpa teknologi ad-blocker. Ini juga akan melindungi data dari pop-up ads yang tidak diinginkan. Jadi, apa lagi yang kamu tunggu? Ayo download Opera Mini dan kamu akan aman saat browsing, tanpa ada rasa takut terkena bahaya dari pop-up ads.

 

Back to top